Entri yang Diunggulkan

SEJARAH : OMNIBUS LAW

8 oktober 2020   Dimulai saat massa aksi berkumpul disuatu titik untuk bergerak. Long march dimulai ratusan mahasiswa almamater biru b...

Sabtu, 15 Juni 2019

SEJARAH : WAHABI (ASAL USUL, CIRI CIRI, FITNAH DAN PROPAGANDA)

    Mungkin ini adalah fitnah dikalangan penuntut ilmu tentang perselisihan pendapat di kelas elit para ahli ilmu. Kini aku sedang membahas tentang seorang ustadz yang digembar gemborkan salah satu dari sekte wahabi salafi.
    Salafi wahabi merupakan nama yang tercemar buruk dikalangan masyarakat indonesia bahkan dunia, sebab mereka cenderung mengkafirkan golongan golongan lain selain daripada golongan mereka. Berkaitan tentang ustadz ini dalam beberapa ceramahnya dia mengatakan bahwa kita harus membenarkan lagi tauhid kita dan menghapus semua ibadah ibadah yang tak pernah di ajarkan atau dicontohkan oleh Nabi para sahabat dan tabiut tabiin.
    Dalam prinsip yang disebutkan diatas, saat ini banyak sesuatu yang bersifat ibadah adalah sesuatu yang belum ada pada zaman nabi saw, para sahabat dan tabiin. Sehingga sang ustadz merasa ada sesuatu yang perlu diluruskan. Hal hal Seperti Tawasul, Tabarruk, Istighatsah memakai gelang, menggunakan tamimah, Tahlilan Wirid, Ziarah Kubur, Maulid dan lain lain merupakan hal hal yang telah membudaya di kalangan masyarakat Indonesia. Sehingga pasti akan sangat  sulit untuk merubah itu semua.
    Aku berfikir mengenai tradisi yang sudah berjalan bertahun tahun diwariskan dari orang  tua ke orang tua. Lantas jika ustadz ustadz yang digembar gemborkan wahabi mengatakan bahwa hal itu adalah bid`ah, Apakah para orang tua dari zaman dulu beribadah tanpa dasar, keyakinanku saat ini aku pikir tidak, mereka tidak akan sebodoh itu.
    Untuk menemukan penerangan dalam persoalan ini, aku mulai mencari referensi untuk dijadikan diskursus. Aku menemukan sebuah buku yang ditulis oleh seorang mufti terakhir hijaz zaman Turki Utsmani yakni Sayid Ahmad bin Zaini Dahlan. Buku ini berjudul tentang wahabisme kumpulan dalil, kritik dan bantahan argumentatif atas mazhab wahabi. Yang paling penting dan awal untuk di ketahui sebelum membaca karya tulis seseorang adalah latar belakang sang penulis tersebut. sebab jangan sampai kita belajar kepada orang yang tidak mempunyai kriteria yang patut untuk berhujjah atau berargumen tentang persoalan ini.
    Sayid ahmad adalah seorang mufti terakhir haramain mekah dan madinah terakhir di zaman turki utsmani. beliau lahir di mekah pada tahun 1232 H / 1816 M. Berbicara tentang wahabisme tentu berawal dari seseorang bernama Muhammad bin abdul wahab. Dalam konteks bantahan argumentatif atas mazhab wahabi ini harus kita ketahui selisih zaman antara sayid ahmad bin zaini dahlan dan muhammad bin abdul wahab. Muhammad bin abdul wahab lahir pada tahun 1111 H / 1701 M dan wafat pada 1206 H / 1793 M. Dengan kata lain Sayid ahmad lahir 23 tahun setelah muhammad bin abdul wahab wafat.
    Sepengetahuanku tentang sejarah arab saudi yang kudapat dari beberapa video dan buku adalah penyerangan oleh Abdul Aziz Ibnu Saud dari Najd Dariyyah ke Mekah dan menguasai daerah seluas Arab Saudi sekarang. Dalam perjalanannya Abdul Aziz Ibnu Saud berafiliasi dengan Muhammad Bin Abdul Wahab. kolaborasi antara pemimpin dan ulama.
    Sehingga logikaku merasa bahwa setelah berdirinya negara arab saudi maka seluruh mazhab yang berlaku di arab saudi adalah mazhab dan fatwa yang di berikan oleh muhammad bin abdul wahab beserta para penerus mazhab ini. Negara kerajaan saudi arabia berdiri pertama kali pada 23 september 1932 M dengan penaklukan awal dimulai pada tahun 1902 M.
    Mari kita telisik sedikit tentang kronologi berdirinya negara Arab Saudi. Pada tahun 1916 M Inggris mengarahkan pandangannya ke Arab khususnya Mekah dan Madinah. Saat itu Mekah dan Madinah dipimpin oleh Syarif Hussein yang dipercayakan oleh Khalifah di Istanbul pada saat itu. Maka Inggris mengirim seorang tokoh bernama Lawrence yang kelak dikenal dengan nama Lawrance Of Arabia. Lawrance Of Arabia diserahi tugas untuk memata matai Arab. Inggris yang diwakili oleh lawrence mulai mempengaruhi Syarif Husein. Dia menawarkan kemerdekaan kepada Haramain dia sebagai Raja nya dan uang yang banyak.
    Syarif Husein yang merupakan kakek buyut dari Raja Abdullah di Yordania sekarang tergiur dan memutuskan bekerja sama dengan inggris untuk memisahkan diri dari turki utsmani. Setelah berhasil membuat kudeta Hijaz kepada Turki Utsmani dan memisahkan diri dari Khilafah, Lawrence pun mulai mendatangi pemimpin di Riyadh atau Najd yakni Abdul Aziz Ibnu Saud. Dia menawarkan militer dan uang yang banyak untuk menyerang haramain. Inggris sengaja memilihkan pemimpin yang cocok untuk memimpin mekah dan madinah dalam waktu kedepan dan pemimpin itu jatuh kepada Abdul Aziz Ibnu Saud.
    Abdul aziz yang watak nya telah dipelajari oleh inggris menerima tawaran itu. Dia menandatangani perjanjian dengan dengan inggris pada 1916 dengan membuat persekutuan militer antara militer inggris dan tentara Sa`ud. Abdul Aziz Ibnu Saud pun menyerang dan mengambil alih kepemimpinan Haramain dari Syarif Husein. Dia pun melanjutkan penyerangan dan penaklukan beberapa kota di semenanjung arab sampai pada 23 September berdirilah Kerajaan Saudi Arabia yang dipimpin oleh seorang Raja yang bernama Abdul Aziz Ibnu Saud.
    Didalam buku itu diceritakan bahwa muhammad bin abdul wahab merupakan seorang penuntut ilmu yang rajin di mekah dan madinah. Diabelajar kepada banyak guru guru besar di dua kota itu. Namun anehnya para guru banyak yang meyakini keanehan dalam cara berfikir muhammad bin abdul wahab dan menduga bahwa kelak muhammad bin abdul wahab akan melenceng dari ahlussunnah wal jamaah. Ternyata benar, didalam buku itu diterangkan bahwa muhammad bin abdul wahab mulai tidak berseoakat dalam beberapa hal khususnya tentang pemurnian tauhid, tentang hal hal yang dilakukan oleh masyarakat arab yang dianggapnya syirik.
    Entah apa maksud dan tujuannya dia berangkat menuju Najd dan bertemu dengan Abdul Aziz ibnu Saud. Muhammad bin abdul wahab menyebarkan aqidahnya kepada masyarakat najd yang didalam buku tersebut diterangkan bahwa masyarakat najd kurang terpelajar atau awam. Sehingga dengan demikian mudah bagi muhammad bin abdul wahab untuk menyebarkan paham yang kini disebut oleh paham wahabisme.
Yang membuatku menggerutkan dahi adalah muhammad bin abdul wahab mengatakan kepada masyarakat yang ingin menerima ajarannya harus mengakui bahwa dimasa sebelumnya mereka telah musyrik dan harus bertaubat lagi dan orang orang tua mereka telah mati musyrik. Sebab katanya tidak menerapkan tauhid dengan benar.
    Kita memang harus memurnikan tauhid, tapi tak perlu mengambil tugas tuhan untuk menstempel siapa yang merupakan ahli syurga dan siapa yang ahli neraka. Jika perilaku muhammad bin abdul wahab adalah benar seperti itu maka tak lain dan tak bukan wahabisme tak jauh berbeda dengan golongan Khawarij.  
    Selain itu banyak ulama yang mengaitkan penaklukan Abdul Aziz ibnu saud dengan hadist hadis nabi yang menyatakan bahwa akan ada fitnah yang datang dari timur hijaz yakni wilayah tempat abdul aziz ibnu saud berasal. Beberapa hadistnya adalah sebagai berikut.
1.     Nabi bersabda “ disinilah fitnah itu, disini! Fitnah itu akan berasal dari sini” rasulullah mengucapkan itu seraya menunjuk kearah timur ( Najd )
2.     Nabi bersabda “akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca al quran, namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka ( tidak sampai ke hati ). Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari binatang buruannya, mereka tidak akan dapat kembali seperti anak panah yang  tidak akan kembali ketempatnya, tanda tanda mereka adalah berambut gundul,”
3.     Akan ada perselisihan dan perseteruan pada umatku. Ada suatu kaum yang bagus ucapannya, namun buruk perbuatannya. Mereka membaca al quran, tetapi iman mereka tak melewati kerongkongann, mereka lepas dari islam sebagaimana anak panah lepas dari bintang buruan, mereka tidak akan kembali pada islam hingga anak panah itu kembali pada busurnya. Mereka seburuk buruknnya makhluk dan tabiat. Beruntunglah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka mengajak pada kitab allah, tetapi justru mereka tidak mendapat bagian sedikit[ punn dari al quran. Barang siapa yang memerangi mereka, maka orang yang memerangi itu lebih baik di sisi allah dari mereka. Ciri ciri mereka adalah bercukur gundul.
4.     Di akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang muda usianya, bodoh cara berpikirnya, mereka berbicara dengan sabda manusia terbaik ( rasulullah  ) dan membaca al quran, namun tidak sampai melewati kerongkongan. Mereka keluar dari agama islam seperti anak panah tembus keluar dari ( badan ) binatang buruannya. Maka, apabila kalian bertemu dengan mereka bunuhlah karena membunuh mereka mendapat pahala di sisi allah pada hari kiamat “
5.    “ada segolongan manusia dari umatku yang memiliki ciri berambut gundul.mereka membaca al quran, tetapi al quran itu tidak melewati kerongkongan mereka. Mereka lepas dari islam sebagaimana anak panah lepas tembus dari binatang buruan. Mereka seburuk buruknya makhluk dan tabiat.
6.     Akan datang segolongan manusia dari timur, mereka membaca al quran, tetapi al quran itu tidak melewati kerongkongan mereka. Mereka lepas dari islam sebagaimana anak panah lepas tembus dari binatang buruan. Mereka tidak akan kembali pada islam sampai anak panah itu kembali pada busurnya. Ciri ciri mereka bercukur gundul.
7.     Pusat kekufuran itu ada di daerah timur. Kebanggaan pada diri sendiri dan kesombongan terletak pada para pemilik kuda dan unta.
8.     Dari sinilah fitnah fitnah akan bermunculan. Beliau menunjuk ke arah timur dari madinah yaitu najd.
9.     Hati yang keras dan perangai yang kasar ada pada penduduk timur, sementara iman aada di penduduk hijaz.
10. Ya allah berkahilah kami pada syam kami. Ya allah berkahilah kami pada negeri yaman kami. Para sahabat berkata wahai rusulullah doakan pula negeri najd kami. Beliau bersabda ya allah berkahilah kami pada negeri syam kami. Ya allah berkahilah kami pada negeri yaman kami. Sedangkan pada negeri yang ketiga itu rasulullah bersabda disana muncul bencana dan fitnah. Dan disana akan muncul tanduk setan.
11. Akan muncul sekelom[ok manusia dari arah timur yang membaca al quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Setiap kali terputus satu generasi maka muncul generasi berikutnyahingga generasi akhir mereka akan bersama dajjal.
    Didalam hadist tersebut jelas diterangkan dari mana fitnah akan datang. Seperti apa perilaku mereka bahkan diterangkan ciri ciri fisiknya yakni bercukur gundul. Didalam buku itu dituliskan bahwa memastikan bahwa muhammad bin abdul wahab serta murid muridnya yang berpaham wahabisme lah yang dimaksud rasul pada hadist tersebut. Sebab mereka bercukur gundul keseluruhan. Berkaitan dengan ustadz ustadz tersebut diatas yang di tuduhkan wahabi kepada mereka lepas dari satu jeratan dikarenakan mereka tidak gundul.
    Selanjutnya kita akan membahas mengenai beberapa hal tentang hal yang dianggap perilaku syirik atau bid`ah oleh ustadz ustadz yang dituduhkan wahabi pada mereka.
1.      Tawasul
2.      Istigatsah
3.      Maulid nabi
4.      Pengagungan benda di seputar ka`bah
5.      Menghadap ke makam rasul ketika berdoa
6.      Nida`
7.      Takfir
8.      Tahlilan, selamatan ataupun kematian ( Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat )
9.      Mencari keberkahan dari orang soleh
10.  Qunut Subuh ( Ustadz Zainuddin )
11.  Menggunakan tasbih ( Ustadz Subhan Bawazier )
12.  Terlalu hormat kepada manusia seperti cium tangan dan membungkuk (Ustadz Yazid Jawas )
13.  Dakwah tidak boleh minta bayaran Ustadz Yazid Jawas )
14.  Menepikan keberadaan walisongo ( ustadz badrussalam )
15.  Hukum memberi uang pada peminta minta ( Ustadz Yazid Jawaz )
16.  Dakwah harus di masjid ( Ustadz Yazid Jawas )
17.  Membangun makam ( ustadz zainal abidin )

    Didalam banyak ceramahnya beliau beliau yang dituduhkan wahabi adalah meraka yang terus menerus mengulang kata “mari kembali kepada Al quran dan sunnah” juga sebuah hadist yang berbunyi “jauhilah perkara perkara yang baru dalam agama, sebab perkara perkara baru itu adalah bid`ah dan bid`ah adalah sesat dan kesesatan tempatnya di neraka” mereka gencar untuk memberantas TBC ( Tahayyul, Bidah dan Churafat )
1.      Tawasul
    Berasal dari kata wa sa la yang berarti pekerjaan untuk menekatkan diri kepada sesuatu atau seseorang. Menurut istilah, kalimat berarti menjadikan perbuatan perbuatan baik, orang orang soleh dan orang orang  ang dekat dengan allah sebagai perantara agar tercapai keinginan dan terjawabnya doa.

BERSAMBUNG DULU YA....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar