Entri yang Diunggulkan

SEJARAH : OMNIBUS LAW

8 oktober 2020   Dimulai saat massa aksi berkumpul disuatu titik untuk bergerak. Long march dimulai ratusan mahasiswa almamater biru b...

Sabtu, 15 Juni 2019

TOKOH : TIMUR LENK WAS A MOSLEM ?


Seorang menteri dari seorang raja putra mahkota Jenghis Khan telah melahirkan seorang anak di Transoxiana pada abad ke 14. terlepas dari pendapat Syiah atau sunni dia telah tersesat dalam buayan hawa nafsu. Kata kata “jika hanya ada satu Tuhan atas semesta ini, maka harus hanya ada satu Raja di atas bumi” ini telah membuatnya mengadopsi sifat sifat buruk iblis. Dia adalah Timur Lenk. Si pincang pendiri dinasty Timuriyyah. Meski seorang muslim, namun dia mewarisi dengan baik apa yang telah di tinggalkan sang moyang bangsa Tatar yakni Jenghis Khan. Penaklukan demi penaklukan atas kota atau teritori yang telah pernah di taklukan sang moyang dengan cepat dan beringas kembali ke pangkuan seorang mongol muslim yang satu ini. Sampai akhirnya ada gangguan besar dari kesultanan Utsmani. Dan dua kekalahan dari dua perang besar sudah cukup membuktikan kehebatan kepemimpinan raja yang satu ini. Dia berhasil membunuh ertugrul putra Beyezid I dan menawan sang sultan Yildrim Beyezid I. Sampai sang sultan beyezid I mati di dalam proses penawanan.

Dia meninggal pada umur 72 tahun. Umur kerajaannya pun ingin segera mengalami hal yang sama sepertinya. Sangat menguntungkan dimana setiap orang yang ambisius dan kejam tak pernah punya suksesor yang baik dalam perspektif ini. Emperiumnya mengalami kemunduran beberapa tahun setelah kepergiannya. Kematiannya memunculkan perang saudara oleh kedua putranya. Setelah di menangkan ternyata dia tak mampu membina emperium itu karna sifatnya yang buruk. Hingga saudaranya yang lain merebut kekuasaan. Namun semua berakhir ketika terjadi perang saudara di kawasan transoxiana.

Karirnya bermula sedari kecil. Dia sudah mengangkat senjata dan menunjukkan keberanian serta keahlian yang luar biasa. Pada saat sang raja wafat setiap wilayah memisahkan diri dari pemerintahan pusat. Timur lenk mengabdikan diri pada seorang gubernor di wilayah transoxiana. Melihat kelihain timur sang gubernur pun menunjuknya untuk menggantikan posisinnya selepas kematiannya. Dia pun menerima tawaran itu. namun trnyata seseorang telah mengangkat seseorang yang lain yang menjadi gubernur, sementara timur hanya sebagai wazirnya. Dia pun melakukan peperangan dan berhasil menewaskan kedua orang itu. Dia pun menjadi gubernur di wilayah Transoxiana.

Tindakan tindakan yang dilakukan oleh Timur Lenk jelas membuat kita begitu tidak mempercayai beliau adalah seorang Muslim. Lantas bagaimana jalan pikirannya, seperti apa cara dia berpikir dan mengamalkan Alquran dan Hadist. Didalam beberapa sumber di wikipedia dijelaskan Timur adalah orang yang sangat tertarik dengan tarekat Naqsyabandiah serta dalam islam banyak berguru pada seorang ulama bermadzhab hanafi. Abdul Jabbar Khawarizmi dan Sayyid Baraka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar