Seorang menteri dari seorang raja putra mahkota
Jenghis Khan telah melahirkan seorang anak di Transoxiana pada abad ke 14. terlepas dari pendapat Syiah atau sunni dia telah tersesat dalam buayan hawa nafsu. Kata kata “jika hanya ada satu Tuhan atas semesta ini,
maka harus hanya ada satu Raja di atas bumi” ini telah membuatnya mengadopsi
sifat sifat buruk iblis. Dia adalah Timur Lenk. Si pincang pendiri dinasty
Timuriyyah. Meski seorang muslim, namun dia mewarisi dengan baik apa yang telah
di tinggalkan sang moyang bangsa Tatar yakni Jenghis Khan. Penaklukan demi
penaklukan atas kota atau teritori yang telah pernah di taklukan sang moyang
dengan cepat dan beringas kembali ke pangkuan seorang mongol muslim yang satu
ini. Sampai akhirnya ada gangguan besar dari kesultanan Utsmani. Dan dua
kekalahan dari dua perang besar sudah cukup membuktikan kehebatan kepemimpinan
raja yang satu ini. Dia berhasil membunuh ertugrul putra Beyezid I dan menawan sang
sultan Yildrim Beyezid I. Sampai sang sultan beyezid I mati di dalam proses
penawanan.
Dia
meninggal pada umur 72 tahun. Umur kerajaannya pun ingin segera mengalami hal
yang sama sepertinya. Sangat menguntungkan dimana setiap orang yang ambisius
dan kejam tak pernah punya suksesor yang baik dalam perspektif ini. Emperiumnya
mengalami kemunduran beberapa tahun setelah kepergiannya. Kematiannya
memunculkan perang saudara oleh kedua putranya. Setelah di menangkan ternyata
dia tak mampu membina emperium itu karna sifatnya yang buruk. Hingga saudaranya
yang lain merebut kekuasaan. Namun semua berakhir ketika terjadi perang saudara
di kawasan transoxiana.
Karirnya
bermula sedari kecil. Dia sudah mengangkat senjata dan menunjukkan keberanian
serta keahlian yang luar biasa. Pada saat sang raja wafat setiap wilayah
memisahkan diri dari pemerintahan pusat. Timur lenk mengabdikan diri pada
seorang gubernor di wilayah transoxiana. Melihat kelihain timur sang gubernur
pun menunjuknya untuk menggantikan posisinnya selepas kematiannya. Dia pun menerima
tawaran itu. namun trnyata seseorang telah mengangkat seseorang yang lain yang
menjadi gubernur, sementara timur hanya sebagai wazirnya. Dia pun melakukan
peperangan dan berhasil menewaskan kedua orang itu. Dia pun menjadi gubernur di
wilayah Transoxiana.
Tindakan
tindakan yang dilakukan oleh Timur Lenk jelas membuat kita begitu tidak
mempercayai beliau adalah seorang Muslim. Lantas bagaimana jalan pikirannya,
seperti apa cara dia berpikir dan mengamalkan Alquran dan Hadist. Didalam
beberapa sumber di wikipedia dijelaskan Timur adalah orang yang sangat tertarik
dengan tarekat Naqsyabandiah serta dalam islam banyak berguru pada seorang
ulama bermadzhab hanafi. Abdul Jabbar Khawarizmi dan Sayyid Baraka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar