Perang
salib 1 dan knight templar. Perang salib pertama terjadi pada
tahun 1096 dan berakhir pada tahun 1099 Maeshi. Pada saat itu eropa sedang
didalam krisis. Rakyat yang tinggal di eropa hampir putus asa dan kehilangan
masa depan. Sampai suatu ketika Paus Urbanus II menyerukan misi suci dengan
pidato yang membara sehingga membuat rakyat eropa terprovokasi. Didalam buku buku
konspirasi di kisahkan bahwa paus urbanus II di bisiki oleh seorang lelaki
bernama Peter. Peter berasal dari gereja yohanit dan diketahui ia adalah
seorang penyimpang. Dengan perawakannya yang lusuh layaknya orang suci dia
berhasil membuat rakyat eropa membenci umat islam khususnya yang mendiami tanah
palestina. Para tahanan kriminal dilepaskan dan dijanjikan pembebasan dosa dan
surga. Tentu rakyat yang sudah tak punya harapan apapun didunia tentu
mengharapkan sesuatu di alam lain setelah dunia. doktrin itu sampai kepada
masyarakat di seluruh Eropa.
Dengan meletusnya perang salib
satu, perjanjian Aelia antara khalifah umar ibn khattab dan pendeta shaporostov
pun di injak injak. Kedamaian antar pemeluk agama didalam kota suci yerusalem
luluh lantak. Umat muslim dibantai di kota itu.
Para veteran perang salib
sejumlah sembilan orang yang diketuai oleh hughes de payens menemui raja
yerusalem pada tahun 1118. Pada saat itu raja yang memimpin adalah baldwin II.
Hughes de payens dan kawan kawannya menjelaskan tentang niatnya membentuk
sebuah ordo militer dengan fungsional mengabdi pada agama yakni mengawal para
pejiarah yang datang ke yerussallem dan beberapa tugas lainnya. Dan tidak
mengharapkan imbalan apa apa kecuali satu. Yang pada saat itu tidak diketahui
begitu berharganya, yakni dome of the rock atau bait suci, yakni sebuah tanah
yang dipercaya dahulu merupakan tempat berdirinya kerajaan Nabi Sulaiman AS.
Para templar itu meminta untuk diberikan markas tepat di dome of the rock.
Mereka menggali tanah yang
diyakini tempat terkuburnya kerajaan megah yang dimiliki oleh Nabi sulaiman.
Sampai akhirnya mereka menemukan sesuatu yang kelak akan mengubah pandangan
serta sikap mereka terhadap dunia.
Maka sah lah ordo militer ini
berdiri pada konsili troya. Pengikut mereka menjadi kian banyak karena
berdasarkan dokrtin misi suci. Mereka yang bergabung bukan di gaji melainkan
mereka yang menyerahkan kekayaan mereka kepada perbendaharaan knight templar.
Knight templar mulai melakukan sebuah sistem inovasi ribawi dimana mereka
menawarkan penyimpanan uang para peziarah yang kini sistem itu kita kenal
dengan cek atau debit card. Mereka lah penggagas sistem itu. Knight templar
mulai menjadi sebuah organisasi yang sangat berpengaruh dalam hal militer,
ekonomi bahkan politik. Knight templar juga mampu mendanai perang kerajaan
kerajaan di eropa. Di riwayatkan pula ada seorang pendeta bernama pope
bernardus II yang berjasa pada peningkatan popularitas knight templar. Dia
menciptak syair syair rohani yang mendukung knight templar.
Sampai pada akhirnya pada
kepemimpinan grand master knight templar ke 23 yakni jacques de molay, knight
templar di jatuhi inkuisisi oleh gereja dengan tuduhuan pelaksanaan bidah pada
kreisten dan penerapan ajararan sesat. Pau Clement V dan King Philip dari
perancis adalah tokoh utam dalam pembasmian templar pada tahun 1314 M. Para templar
diburu dan dibunuh dengan bayak cara. Kebanyakan dari mereka dibakar. Itu pula
yang di alami oleh Jacque de Molay. Yang legendaris adalah kutukan yang di
lontarkannya kepada kedua tokoh itu bahwa 6 bulan setelah kematian nya mereka
berdua akan menyusulnya menghadap tuhan. Dan itu benar terjadi.
Yang ingin kita kupas adalah
benarkah knight templar merupakan organisasi esoteris yang melakukan
penyembahan pada kabbalah? Apakah benar bahwa king Philip melakukan inkuisisi
bersama Paus Clement V yang katanya memperoleh kemudahan untuk menjadi paus
merupakan jasa dari raja philip dengan tujuan untuk menjatuhi para templar
statemen sesat dari otoritas tinggi gereja? Benarkah raja philip berhutang
sangat banyak pada templar hingga memilih jalan pintas dengan menumpas templar?
Aku tak punya jawaban dari pertanyaan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar