Entri yang Diunggulkan

SEJARAH : OMNIBUS LAW

8 oktober 2020   Dimulai saat massa aksi berkumpul disuatu titik untuk bergerak. Long march dimulai ratusan mahasiswa almamater biru b...

Sabtu, 20 Juli 2019

SERPIHAN SEJARAH YAHUDI

Tanah Kanaan adalah sebuah wilayah di negara palestina dan Israel kini. Kanaan dahulu Kala didiami oleh keturunan Ham putra Nabi Nuh as. Mereka berkembang dan memiliki banyak keturunan hingga digolongkan menjadi beberapa suku bangsa. Yakni, bangsa Amori,  Bangsa Het,  Bangsa Yebus Bangsa Kanaan,  bangsa Amon dan lain lain. Bangsa Israel dahulu belum mendiami tanah Kanaan. Mereka tinggal di Mesir yang awal nya penghijrahan mereka karena Nabi Yusuf putra Nabi Yakub (Israel) menjadi bendahara kerajaan Mesir dimasa kekaisaran hyksos. Mereka bangsa Israel mulai merasa diperbudak dan di kelas dua kan di masa pemerintahan firaun di Mesir. Allah telah melihat perilaku sewenang wenang dan kesombongan firaun hingga ia mengutus Nabi Musa untuk berdakwah kepada firaun. Nabi Musa di lahirkan di Mesir tatkala firaun memerintahkan untuk membunuh semua bayi yang baru lahir karena tafsir dari mimpi buruk yang dialaminya. Namun Allah menyelamatkan Nabi Musa lewat keranjang yang dihanyutkan ibunya secara diam diam. Nabi Musa di temukan dan diadopsi oleh Asiyah as. Dan membesarkannya dengan Tata Cara kerajaan.  Suatu waktu dia mengetahui bahwa dia adalah seorang bani Israel. Dia mulai memunculkan rasa iba dan empati terhadap bangsanya yang di hinakan. Suatu waktu dia melihat seorang prajurit Mesir menyiksa salah seorang dari bani Israel,  dia pun terpancing emosi dan tak sengaja membunuh orang Mesir itu. Sebab dari kasus itu dia terpaksa harus meninggalkan Mesir dan berstatus sebagai buron. Singkat cerita dia bertemu dengan wanita di sebuah sumur yang wanita itu ternyata putri putri Nabi Syuaib as. yang mendiami wilayah madyan.  Singkat cerita Nabi Musa dan putri Nabi Syuaib menikah. Tiba lah pada suatu malam di suatu perjalanan Nabi Musa digerakkan Allah untuk Naik keatas sebuah Bukit. Di Bukit itu secara tiba tiba muncul suara dari semak semak dan terbakar. Nabi Musa ketakutan lalu ditenangkan oleh Allah swt.  Dia memberi Nabi Musa perintah untuk mendakwahi Firaun dan diberikan dua mukjizat kepada nya,  sebuah tongkat dan cahaya dari Sela tangan nya. Dia pun menceritakan kepada keluarganya dan segera menemui firaun bersama saudaranya Nabi Harun as. Mereka mulai mendakwahi firaun dan ternyata firaun murka dan menolak mereka. Nabi Musa mengumpulkan semua bani Israel yang tertindas dan secara diam diam pergi meninggalkan Mesir. Dikisahkan saat itu dalam beberapa hari setiap firaun mencaci dan menolak dakwah Nabi Musa, Allah mengirim sedikit demi sedikit bencana untuk kiranya mampu membuat firaun berfikir.  Namun nyatanya tidak.  Nabi Musa pun pergi bersama bani Israel sampai ke tepi laut merah. Disinilah peristiwa pembelahan laut merah terjadi. Alhasil Nabi Musa Dan bani Israel selamat menyeberangi laut merah dan firaun dan bala tentaranya binasa terbenam didalam laut itu sewaktu hendak menyusul rombongan Nabi Musa. Nabi Musa pun memimpin perjalanan bani israil selepas peristiwa itu.  Suatu ketika, ketika Nabi Musa di panggil Allah untuk menerima wahyu di Bukit tursina,  seseorang bernama samiri membuat sebuah patung dari emas,  berbentuk anak lembu dapat bergerak Dan dapat bersuara. Bani Israel pun disesatkannya dan menyembah patung itu.  Hingga Nabi Musa saat ia turun betapa terkejut dan marah besar kepada bani Israel bahkan saudaranya Nabi Harun. Nabi Musa mengusir samiri dan pengikutnya dari kelompok itu. Singkat cerita sampai lah mereka di perbatasan tanah kanaan.  Allah memerintahkan untuk merebut tanah itu dari bangsa kanaan yang menjadi tanah yang dijanjikan bagi bani Israel. Namun nyatanya mereka menolak perintah itu,  mereka takut berperang dan Allah mengharamkan tempat itu selama 40 tahun Karna kelemahan Iman mereka. Akan disambung secepatnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar